Denah Kursi Bus Pariwisata 2–2 yang Perlu Anda Ketahui
Dalam perjalanan liburan, bus pariwisata menjadi salah satu sarana transportasi yang sangat dibutuhkan. Namun, tanpa pengaturan denah tempat duduk, situasi di dalam bus berpotensi menjadi tidak tertib karena penumpang mungkin tidak mendapatkan kursinya. Lantas, bagaimana sebenarnya denah kursi bus pariwisata? Simak artikel ini!
Daftar Isi
ToggleDenah Kursi Bus Pariwisata Seat 2-2 Berdasarkan Kapasitas
Dalam praktiknya, denah bus pariwisata dapat berbeda antar armada karena panjang bodi dan letak pintu tidak selalu sama. Berikut penjelasannya.
1. Denah Bus Pariwisata 45 Seat 2-2

Pada bus besar dengan kapasitas menengah, denah kursi bus pariwisata 45 seat banyak diterapkan pada unit kelas atas. Jumlah kursi yang tidak dimaksimalkan memberi ruang kabin lebih luas, sehingga jarak antar baris terasa longgar. Lorong tengah pun cukup lebar untuk lalu lintas penumpang tanpa saling bersinggungan.
Pada tipe ini, pintu belakang tetap berfungsi dan tidak tertutup kursi. Beberapa unit juga dilengkapi toilet, sehingga area belakang bus memiliki penyesuaian khusus pada denah tempat duduk. Visual denahnya rapi dan seimbang, cocok untuk perjalanan keluarga, acara dinas, atau rombongan sedang yang menginginkan susunan kursi tertata.
2. Denah Bus Pariwisata 48-50 Seat

Pada kapasitas yang lebih besar, denah kursi bus pariwisata seat 2-2 sering diatur hingga mendekati batas maksimal. Bus dengan 48 hingga 50 kursi menempatkan tambahan seat di bagian belakang kabin.
Pada beberapa model, dua kursi berada setelah pintu belakang. Sedangkan pada model lain kursi ditempatkan tepat di samping pintu sehingga pintu belakang tidak digunakan.
Kondisi ini membuat akses keluar masuk hanya melalui pintu depan. Pada model terbaru, pintu belakang tetap aktif karena kursi diposisikan setelah area pintu. Pola ini menjaga alur pergerakan penumpang tetap tertib meski jumlah kursi lebih banyak.
3. Denah Bus Pariwisata 50 Seat dengan Pintu Tengah
Pada denah kursi bus pariwisata 50 seat, posisi pintu menjadi pembeda. Bus dengan pintu di tengah memiliki susunan kursi yang berbeda dari bus dengan pintu di ujung belakang. Pada umumnya, pintu tengah berada setelah empat deret kursi dari depan, meskipun ada variasi antar armada.
Penempatan pintu ini memengaruhi pembagian nomor kursi dan jalur penumpang menuju bagian belakang. Visual denah menunjukkan pemisahan area depan dan area tengah yang cukup jelas, sehingga alur duduk lebih teratur. Model ini banyak digunakan oleh penyedia armada bus pariwisata untuk perjalanan wisata rombongan besar.
Denah Kursi Bus Pariwisata Kapasitas Besar dan Konfigurasi 2-3

Tak hanya 2-2, terdapat pula konfigurasi 2-3. Denah kursi bus 59 seat pun menggunakan formasi dua kursi di satu sisi dan tiga kursi di sisi lainnya dengan lorong di tengah. Model ini umum dijumpai pada Bigbus Heritage dengan pilihan kapasitas 59, 57, dan 48 seat.
Lorong tetap tersedia sepanjang kabin, namun jarak antar kursi terasa lebih rapat dibanding konfigurasi 2-2. Jenis ini sering digunakan untuk studi tour, kunjungan industri, ziarah, atau wisata sekolah dengan jumlah peserta besar. Visual denahnya menampilkan barisan kursi yang padat, namun rapi dari depan hingga belakang.
Pengaruh Jumlah Kursi terhadap Legroom dan Akses Lorong
Jumlah kursi yang dipasang secara langsung akan memengaruhi ruang kaki penumpang. Semakin sedikit kursi, semakin longgar jarak antar seat. Pada bus pariwisata seat 2-2, pengurangan jumlah kursi dari kapasitas maksimal memberi ruang tambahan untuk kaki.
Selain itu, penumpang akan lebih mudah keluar dari kursi tanpa mengganggu baris lain. Lorong tengah terasa lebih lega, sehingga pergerakan menuju kursi belakang berjalan lancar. Pada kapasitas besar seperti 59 seat, lorong tetap berfungsi dengan baik, namun ruang kaki lebih terbatas karena fokus pada jumlah penumpang.
Hal Penting dalam Memilih Denah Kursi Bus Pariwisata
Berikut beberapa hal penting dalam memilih bus pariwisata yang sesuai dengan kebutuhan Anda berdasarkan denah kursinya.
1. Kenyamanan Perjalanan
Pengaturan denah kursi bus membantu pembagian tempat duduk sebelum keberangkatan. Penomoran kursi membuat rombongan langsung menuju posisi masing-masing tanpa berebut. Akses lorong yang jelas juga mempercepat proses naik dan turun penumpang saat berhenti.
Pada unit kelas atas seperti luxury bus, kabin luas membuat denah kursi mudah dibaca dan nyaman dilalui. Ini akan memberi pengalaman perjalanan yang tertata.
2. Penyesuaian Denah Kursi
Setiap jenis memiliki skala denah kursi bus pariwisata yang berbeda. Mini bus seperti Elf Long dan Elf Short memakai formasi 2-2 dengan kapasitas 13-19 seat. Medium bus atau bus 3/4 memiliki kapasitas 26-35 seat dengan pola yang sama. Junior bus berada di antara medium dan big bus dengan kapasitas 39 kursi.
Big bus menjadi kategori paling variatif karena kapasitasnya dapat diatur dari 48 hingga 59 kursi. Pemilihan jenis ini sering disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan dan rencana sewa bus medium atau bus besar untuk jarak jauh.
3. Visual Denah Kursi sebagai Acuan Pemilihan Armada
Visual denah memudahkan calon pengguna melihat posisi pintu, tangga, lorong, dan susunan kursi secara menyeluruh. Dari denah tersebut, penempatan kursi prioritas dapat ditentukan sejak awal.
Alur sirkulasi penumpang di dalam kabin juga terlihat jelas, sehingga pemilihan bus dapat disesuaikan dengan karakter rombongan dan kebutuhan perjalanan wisata.
Pilih Denah Kursi Bus Pariwisata yang Mana?
Kesimpulannya, denah kursi bus pariwisata akan membantu Anda merencanakan perjalanan dengan lebih terarah, menyesuaikan jumlah penumpang, serta menjaga kenyamanan selama perjalanan. Alhasil, potensi ketidaknyamanan di dalam bus dapat ditekan dan pengalaman perjalanan menjadi lebih menyenangkan.
Perencanaan yang baik pun selalu dimulai dari gambaran yang jelas. Bagi Anda yang ingin perjalanan berjalan lancar tanpa repot mengatur detail teknis, memilih layanan sewa bus pariwisata dari Bus Discovery dapat menjadi langkah tepat.
Berpengalaman lebih dari 15 tahun, Bus Discovery terbiasa menangani berbagai kebutuhan rombongan dengan armada terawat dan pengemudi berpengalaman. Tersedia pula gambaran denah kursi yang dapat Anda pertimbangkan sesuai dengan kondisi. Pemesanan dan konsultasi, hubungi Whatsapp Bus Discovery!
FAQ
Posisi duduk yang relatif aman berada di bagian tengah bus dan dekat lorong. Lokasi ini lebih jauh dari potensi benturan depan maupun belakang, sekaligus memudahkan akses keluar saat kondisi darurat.
Bagi penumpang yang menginginkan ruang gerak lebih leluasa, kursi lorong sering menjadi pilihan. Posisi ini memberi keleluasaan untuk meregangkan kaki dan bergerak tanpa terhalang penumpang lain.
Susunan kursi bus umumnya menggunakan pola 2-1 atau 2-2. Konfigurasi 2-2 menempatkan dua kursi di sisi kanan dan dua kursi di sisi kiri lorong. Sementara itu, pola 2-1 terdiri dari dua kursi di satu sisi dan satu kursi di sisi lainnya.
Kursi di bagian depan bus sering dianggap lebih nyaman karena menawarkan ruang kaki yang lebih luas. Posisi ini juga cenderung mengurangi guncangan selama perjalanan dan memberikan pandangan ke arah depan yang lebih terbuka.

Busdiscovery
AuthorSolusi sewa bus dengan fasilitas mewah untuk semua tujuan. Temukan bus ternyaman untuk teman perjalanan Anda hanya di Bus Discovery
yang terbaru