Menentukan Lokasi Penjemputan Bus Pariwisata, Baca Tipsnya!
Lokasi penjemputan bus pariwisata tidak boleh Anda tentukan dengan sembarangan. Mengapa? Sebab kendaraan besar seperti bus tidak dapat masuk ke ruas-ruas jalan yang sempit atau daerah pemukiman padat sebagaimana ojek, angkot, atau taksi.
Lantas, di mana saja lokasi yang bisa bus jangkau? Bagi Anda yang berniat sewa bus pariwisata, ketahui dulu beberapa tips memilih lokasi jemputannya di sini!
Daftar Isi
ToggleTips Menentukan Lokasi Penjemputan di Pemukiman Padat
Jika Anda dan rombongan tinggal di kawasan pemukiman yang padat penduduk, menentukan lokasi penjemputan bus pariwisata bisa menjadi sulit. Namun, dengan pertimbangan keamanan, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan, berikut tips yang bisa Anda terapkan.
1. Pantau Kondisi Jalan Sebelum Berangkat
Jangan memaksakan lokasi penjemputan tanpa memahami kondisi jalan dengan baik karena dapat membahayakan dan merugikan diri sendiri dan orang lain.
Anda sebaiknya memperhatikan beberapa faktor sebelum menentukan titik jemput. Beberapa di antaranya adalah akses jalan, lebar jalan, tikungan, kemiringan, parkir liar, dan potensi macet. Jika memang tidak memungkinkan, sebaiknya cari spot lain.
2. Cari Lokasi Penjemputan di Luar Pemukiman
Ukuran bus yang cenderung besar membuatnya tidak dapat berbelok dengan mudah di jalan-jalan sempit. Belum lagi jika ada banyak orang di tempat tersebut sehingga menyusahkan gerak bus.
Anda pun dapat menyiasati hal ini dengan mencari lokasi penjemputan bus pariwisata lain yang lebih luas, namun masih dekat atau meminta rekomendasi titik penjemputan dari vendor. Jika jumlah rombongan tidak terlalu banyak, mengambil pilihan sewa bus medium juga bisa jadi solusi karena jenis bus ini masih bisa masuk dalam gang.
Namun, jika jalanan utama atau luas ternyata jauh dari rumah, Anda bisa menggunakan mobil kecil untuk membawa rombongan keluar. Jadi, bus besar tetap tidak perlu masuk ke pemukiman. Hanya saja, pastikan Anda sudah memberikan patokan lokasi yang jelas agar sopir bus tidak sulit mencari lokasi.
3. Lakukan Koordinasi
Jika lokasi penjemputan tidak bisa diubah, Anda bisa melakukan koordinasi dengan warga dan aparat setempat. Selain itu, jangan pilih jam sibuk sebagai waktu penjemputan. Waktu idealnya adalah di luar jam berangkat sekolah atau kerja, seperti saat subuh.
Tips Menentukan Lokasi Penjemputan Bus Pariwisata
Selain tips untuk menentukan lokasi penjemputan di pemukiman padat, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menentukan lokasi secara umum.
1. Ketahui Rute Perjalanan Secara Pasti
Anda bisa membawa peta perjalanan atau unduh aplikasi penunjuk jalan seperti Google Maps. Cari tahu pula apakah destinasi wisata Anda memiliki lebih dari satu jalan masuk atau tidak.
Sementara untuk lokasi tempat rombongan wisata Anda bisa menunggu jemputan bus, utamakan lokasi menunggu yang satu jalur dengan rute perjalanan. Ini dapat menghemat waktu Anda di jalan dan juga mempercepat proses keberangkatan dan kepulangan.
2. Hubungi Pihak Pengelola Sarana Parkir Umum
Di beberapa objek wisata, ada sejumlah sarana parkir umum yang dikelola oleh jasa parkir dengan lisensi resmi. Silakan Anda hubungi jasa pengelola sarana parkir umum itu dan sebutkan bahwa Anda hendak datang berlibur dengan bus pariwisata.
Biasanya, bagi kendaraan wisata seperti luxury bus akan tersedia tempat khusus yang bisa Anda manfaatkan sebagai lokasi penjemputan. Ini cocok untuk mencegah kemacetan, juga dapat Anda andalkan sebagai area berkumpul bagi para penumpang pada waktu datang dan pulang.
3. Minta Jemput di Lapangan Parkir Stadion
Anda berniat menonton acara konser atau pertandingan olahraga? Lapangan parkir di stadion dapat menjadi pilihan lokasi penjemputan bus pariwisata. Namun, sopir bus yang mengantar rombongan wisata sebaiknya tidak menunggu di lapangan parkir stadion.
Tetapkan pada jam berapa sopir bus harus datang kembali ke stadion untuk menjemput rombongan demi mencegah penumpukan kendaraan di lapangan parkir.
4. Minta Jemput di Taman/Ruang Terbuka Hijau
Taman kota atau ruang terbuka hijau adalah opsi area jemputan untuk bus wisata yang cukup baik apabila jumlah penumpang bus tergolong banyak. Karena sifatnya sebagai ruang publik, taman kota biasanya boleh diakses oleh siapa saja dan kapan pun.
Sebagai catatan, tidak semua ruang terbuka hijau memiliki lapangan parkir. Jika ada, belum tentu ukurannya cukup luas untuk bus. Jadi, supaya rombongan wisata Anda boleh menunggu jemputan bus di sekitar taman, Anda dapat meminta izin dulu kepada pihak penjaga taman.
5. Minta Jemput di Depan Bangunan Sekolah
Kebanyakan bangunan sekolah memiliki halaman parkir yang luas atau ruas jalan yang lega di depannya, sehingga cukup untuk bus. Opsi lokasi penjemputan bus pariwisata ini pun sangat baik apabila penumpang bus adalah siswa-siswi sekolah yang hendak mengadakan acara liburan bersama.
Dalam situasi ini, kepala sekolah dan guru-guru wajib mengoordinasi seluruh kegiatan apabila mereka bersedia menjadikan sekolah sebagai lokasi jemputan. Mereka pun sebaiknya menetapkan sekolah sebagai titik berangkat dan kepulangan agar tidak ada peserta yang turun di tengah jalan.
6. Jangan Datang Terlambat
Ada satu lagi tips yang wajib Anda umumkan kepada semua penumpang, yaitu jangan datang terlambat. Area tempat bus menunggu bisa saja menjadi ramai seiring berjalannya waktu, sehingga dapat menimbulkan penyumbatan jalan.
Jika perlu, coba Anda negosiasikan waktu tambahan atau buffer time sebelum bus wisata berangkat. Tujuannya untuk memberikan kesempatan waktu mengejar bus bagi penumpang yang datang terlambat karena suatu halangan.
Sudah Paham Tips Memilih Lokasi Penjemputan Bus Pariwisata?
Anda sebaiknya tidak gegabah dalam menetapkan lokasi penjemputan bus pariwisata, baik pada waktu berangkat maupun saat pulang. Jadi, sebelum menyewa bus, Anda dapat berdiskusi dulu dengan jasa penyedianya mengenai masalah lokasi jemputan ini.
Nah, jika Anda masih mencari tempat sewa, Bus Discovery pun bisa jadi jawaban. Sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun, Bus Discovery tentu tahu apa yang paling pelanggan butuhkan.
Selain itu, tersedia beragam armada bus canggih dengan berbagai ukuran dan fasilitas lengkap. Sopir yang akan mengantar pun sudah hafal rute-rute wisata yang paling aman dan cepat. Tunggu apa lagi? Ayo, jadwalkan perjalanan dan booking dari sekarang!
FAQ
Untuk bus wisata luar kota, Anda dapat membayar uang tip antara Rp100.000,00 hingga Rp200.000,00. Tapi semua ini tentunya opsional karena beberapa layanan sewa bus tidak perlu memberikan tip.
Tidak. Bus Executive cenderung lebih lega dan memiliki smoking area, tetapi jumlah kursinya sedikit. Sedangkan bus VIP kursinya cenderung lebih banyak dan tarifnya lebih murah.
Anda sebaiknya memilih bus wisata yang jenisnya Big Bus, Sleeper Bus, atau Volvo Bus karena fasilitasnya dijamin serba lengkap dan nyaman.
Ya, semua jenis bus pariwisata menawarkan snack dan air minum kepada para penumpang.

Busdiscovery
AuthorSolusi sewa bus dengan fasilitas mewah untuk semua tujuan. Temukan bus ternyaman untuk teman perjalanan Anda hanya di Bus Discovery
yang terbaru